Kuis Keamanan Sistem Informasi Kelas Malam (3 Nov 2016)

Bentuk kelompok 2 mahasiswa per kelompok. Diskusikan soal / kasus berikut. Tulis di selembar kertas, DIKUMPULKAN 3 Nov 2016 Maks Jam 13.00WIB.

  1. Kenapa kita perlu mengamankan data/informasi kita? berikan alasan dan penjelasannya !
  2. Seberapa besar kerugian yang ditimbulkan dari cyber crime dibanding conventional/traditonal crime ?
  3. Pelaku cyber crime di Indonesia kebanyakan adalah pelaku-pelaku pemula yang sebenarnya tidak memiliki basic cyber, kenapa hal ini dapat terjadi ? Bagaimana harusnya untuk mengatasi hal tersebut ?
Advertisements

3 comments

  1. Nama: Rian Apriyanto 15.4.10034
    Muh Khoirudin 15.4.10035

    1. Mengapa kita perlu mengamankan data/informasi kita
    Sangat pentingnya nilai sebuah informasi menyebabkan seringkali informasi hanya boleh diakses oleh orang – orang tertentu. Jatuhnya informasi ke pihak lain ( misalnya pihak lawan bisnis ) dapat menimbulkan kerugian bagi pemilik informasi. Informasi yang bernilai penting tersebut merupakan aset bagi perusahaan.
    Sangat pentingnya nilai sebuah informasi menyebabkan seringkali informasi hanya boleh diakses oleh orang – orang tertentu. Jatuhnya informasi ke pihak lain ( misalnya pihak lawan bisnis ) dapat menimbulkan kerugian bagi pemilik informasi. Informasi yang bernilai penting tersebut merupakan aset bagi perusahaan.
    2. Seberapa besar kerugian yang ditimbulkan dari cyber crime
    a. Pencemaran nama baik seperti kasus yang menimpa Prita Mulyasari yang
    menulis keluh kesahnya terhadap pelayanan RS.Omni Internasional sehingga
    menyeretnya ke pengadilan walaupun akhirnya pihak penggugat
    membatalkan gugatannya sehingga Prita terbebas dari jeratan hukum dan
    denda.
    b. Kehilangan sejumlah data sehingga menyebabkan kerugian yang tak ternilai
    harganya terutama data yang bersifat sangat rahasia dan pentin
    c. Kerusakan data akibat ulah cracker yang merusak suatu system komputer
    sehingga kinerja suatu lembaga yang bersangkutan menjadi kacau

    Like

  2. NIM : 14.1.00024
    Nama : Yesika Apriliyani
    Kelas : MI – D3 Malam
    1. Kita perlu mengamankan data / informasi kita agar data / dokumen kita terlindungi, aman, dan tidak dapat diakses oleh orang yang tidak berwenang sehingga mengakibatkan data hilang, data termodifikasi, rusak bahkan terungkapnya data-data pribadi yang bersifat rahasia.
    2. Kerugian yang ditimbulkan oleh cyber crime sangat besar antara lain dapat mencemarkan nama baik apabila akun milik kita digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab apalagi jika akun kita digunakan untuk tindak penipuan, kehilangan sejumlah data terutama data yang bersifat sangat rahasia dan penting, kerusakan data akibat ulah cracker yang merusak suatu sistem komputer, kehilangan materi yang cukup besar akibat ulah carder yang berbelanja dengan kartu kredit atas identitas milik korban, bahkan kita dapat kehilangan uang seperti kasus dalam dunia perbankan. Kerugian yang disebabkan oleh Cybercrime tidak hanya berupa pencurian uang dan informasi, tetapi termasuk biaya menangani kerusakan, kehancuran sistem dan data, serta kehilangan produktivitas dan reputasi. Sebuah laporan yang diterbitkan oleh perusahaan analisa keamanan, Cybersecurity Ventures, memperkirakan bahwa kerugian yang disebabkan oleh Cybercrime dalam lima tahun terakhir lebih dari 6 Triliun USD pertahun. Berbeda dengan traditional / konvensional cryme yang hanya menimbulkan kerugian materiil.
    3. Pelaku cyber crime di Indonesia kebanyakan adalah pelaku-pelaku pemula yang sebenarnya tidak memiliki basic cyber, kenapa hal ini dapat terjadi ? Bagaimana harusnya untuk mengatasi hal tersebut ? perkembangan teknologi informasi telah menyebabkan dunia menjadi tanpa batas . Teknologi informasi saat ini selain memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan dan peradaban manusia, sekaligus meningkatnya kejahatan penyalahgunaan Internet dengan berbagai motivasi yang dapat menimbulkan korban-korban seperti kerugian materi dan non materi. Untuk mengatasi masalah tersebut peraturan terhadap teknologi informasi agar diterima masyarakat harus mempertimbangkan semua aspirasi (suprastruktur, infrastruktur, kepakaran dan aspirasi internasional) dan berbagai kepentingan harus diselaraskan dan diserasikan.Pembentukan peraturan perundang-undangan di dunia cyber pun, berpangkal pada keinginan masyarakat untuk mendapatkan jaminan keamanan keadilan dan kepastian hukum.

    Like

  3. Nuh Fitasari 15.4.10015
    Suprihatin 15.4.10010

    1. karena Data berisi informasi yang penting bagi kita atau pada sebuah perusahaan. contoh gampang saja data alamat dari karyawan.
    bisa jadi penyusup yang tau alamat kita, mereka mencuri langsung kerumah kita.
    contoh lain pada bank, database pada sebuah bank berisi username dan password. jika seseorang yang tidak bertanggung jawab mengetahuinya, bisa jadi mereka
    memanfaatkan dengan tidak bijaksana (mencuri uang yang ada didalam atm kita menggunakan username dan password kita).

    Maka dari itu sangat penting untuk kita mengamankan data karena menghindari resiko penyusup tersebut,
    kita harus memastikan bahwa system kita terlindungi dengan baik sehingga
    tidak bisa dimasuki secara ilegal, apa lagi menulis dan menjalankan program-program yang bisa mengganggu atau menghancurkan system kita.

    2. kejahatan cyber crime adalah dilakukan pada dunia maya seperti membajak situs web, dst. sehingga Dalam proses persidangan, keterangan ahli menggunakan ahli TI
    contoh kejahatan konventional seperti perjudian, penganiayaan,dst. sehingga Proses penyidikan dilakukan di dunia nyata.
    kejahatan cyber crime bisa lebih besar atau merugikan dibandingkan kejahatan konventional. karena pelaku cyber crime bisa memasuki/menyusup system,
    memasukkan data atau informasi ke internet, memalsukan data pada dokumen-dokumen penting,
    membuat gangguan, perusakan atau penghancuran system , bahkan melakukan transaksi dengan menggunakan card credit orang lain

    3. dari referensi – referensi yang kami baca, kebanyakan para pelaku cyber crime pemula memiliki otak yang cerdas, mempunyai rasa ingin tahu yang besar,
    dan fanatik akan teknologi komputer.

    Jadi Menurut kami, karena para pelaku cyber crime yang biasa kita sebut hacker (orang yang gemar ngoprek komputer, memiliki keahlian membuat dan membaca program tertentu,
    dan terobsesi mengamati keamanan (security)-nya.) tidak mendapatkan ruang dari keahliannya tersebut.
    sehingga setelah mereka lebih tahu secara mendalam tentang seluk beluk hacking,
    mereka sampai pada titik dimana mereka ingin mendapatkan keuntungan – keuntungan lebih yang sulit mereka hindari
    ( mereka menjadi cracker yaitu hacker yang memiliki tujuan jahat)

    Menurut kami cara mengatasinya :
    seharusnya pemerintah lebih memperhatikan orang – orang yang memiliki keahlianm seperti ini.
    mereka sangat menguntungkan sekali sebenarnya bagi negara.
    kami memiliki saran supaya pemerintah mendirikan lembaga khusus yang berisi orang – orang cerdas seperti mereka ini.
    sehingga merekalah yang menjaga system keamanan data atau informasi negara. kemudian disaat ada penyerangan dari negara lain
    merekalah yang akan mengatasinya atau memperlambat penyerangan tersebut.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s