Antara “Saksi Ahli dan Kesaksian Ilmiah” dalam Manajemen Investigasi Tindak Kriminal

Sebagai seorang profesional yang diakui, keinginan untuk melayani sebagai saksi ahli dalam kasus-kasus yang mana pelatihan dan pengalaman dapat membuat perbedaan. peerlu dicatat bahwa saksi ahli tidak bekerja gratis dalam kebanyakan kasus.
Saksi ahli dituntut untuk menjadi pihak yang objektif, tidak berpihak kepada salah satu pihak, selalu harus transparan dalam memberikan pandangannya, sangat membahayakan jika seorang saksi ahli yang sudah bekerja untuk subuah perusahaan, kemudian dikeluarkan dari perusahaan tersebut dengan alasan yang kurang jelas, maka saksi ahli ini dapat membocorkan rahasia  penting dari perusahaan tesebut. suatu keuntungan menjadi saksi independen adalah dapat memebedakan kepentingan pribadi dengan kepentingan orang banyak. soerang saksi ahli dapat diminta untuk mengevaluasi potensi masalah, cacat, kekurangan, atau kesalahan. hal ini dapat dilakukan apabila seorang saksi mampu sepnuhnya menggikuti proses atau aturan yang menjadi dasar dalam memberikan analisanya. dalam memberikan keterangan atau analisanya, seorang saksi ahli harus menjelaskan secara detail masalah yang sebenarnya terjadi dengan dengan menerapkan prinsip, the who, what, where, when, whay and How (5W+1H).

The Hearsay Rule
Satu aturan penting berlaku berbeda untuk saksi mata dan saksi ahli,umumnya saksi mata menceritakan apa yang diketahuinya tentang kasus tersebut berdasarkan pengetahuan langsung pada perristiwa yang terjadi dan tidak lebih, saksi ini tidak dapat memberikan pendapat atau dugaan mengenai serangkaian kondisi yang peristiwa tersebut.  Untuk mengantisipasi hal ini, seringkali pengadilan menggunakan saksi ahli untuk bersaksi tenatang hal-hal yang mungkin secara pribadi tidak di ketahui oleh saksi mata sebagai pengecualian dari the hearsay rule(desas-desus). Pada dasarnya the hearsay rule(desas-desus) adalah informasi pendukung atau biasanya di sebut seconhand information. Dalam menangani informasi ini (the hearsay rule) biasanya para saksi ahli mengandalkan artikel ilmiah, atau dengan berdsikusi dengan rekan-rekannya untuk membaca kasus atau mempersiapkan kasus tersebut.

The Chain of Custody
Aturan penanganan yang berkaitan dengan barang bukti fisik sangatlah penting bagi saksi ahli selama penyidikan atau evaluasi kasus, saksi ahli akan diminta untuk memeriksa item yang memilki peranan penting dalam aturan bukti dan prosedur secara umum.

The Use of Demonstratives

Bangian dari peran saksi ahli adalah untuk menjelaskan konsep yang kompleks kepada hakim yang terdiri dari individu-individu dengan latar belakang yang berbeda secara akademis maupun kemampuan intelktual. seorang saksi ahli sebelum menyampaikan kesaksiannya, diharapkan mengetahui terlebdih dahulu mengetahui latar belakang dari masing-masing hakim tersbut, hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana para hakim mengetahui apa yang disampaikan seorang saksi ahli dalam memberikan kesaksiannya, dan juga agar menggunakan kalimat-kalimat yang mudah dipahami oleh hakim.
Speaking the Language of Lawyers
Berbicara di depan hakim bukan sesuatu yang mudah, banyak saksi ahli yang memberikan keterangan di depan hakim dengan fakta-fakta dan analisa yang cukup jelas tetap tidak di akui oleh hakim, ini disebabkan oleh penggunana tata bahasa yang digunakan oleh seorang saksi ahli tidang dengan mudah dipahami oleh hakim dan dapat berakibat fatal dari kesaksiannya yang tidak diakui, sampai kepada kedibilitas seorang saksi ahli yang diragukan.

Aticipating Questions
Saksi ahli akan selalu berhadapan dengan pertnyaan yang di ajukan oleh pengacara yaitu pertanyaan umum, yang sebenarnya dari pertanyaan tersebut dapat mengarah sejauh mana saksi ahli memahami persoalan dari kasus yang sedang di analisanya, seperti siapa, apa, kapan, dan dimana

Kesimpulan
untuk menjadi seorang saksi ahli tidaklah mudah, banyak hal yang tidak diprediksi sebelumya akan terjadi dnegan berbagai macam cari, yaitu mulai dari berhadapan dengan
pengacara yang akan mempertanyakan legalitas dan pengalaman yang dimiliki seorang saksi ahli, harus menyampaikan hasil dari analisa dengan secara detail dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh hakim, pengacara dan orang-orang yang menghadiri persidangan tersebut.
seorang saksi ahli juga harus memastikan kasus yang sedang di investigasi dan dianalisa harus susai dengan metode dan aturan yang menjadi dasar dari investigasi yang dilakukannya
dan yang paling penting dalam memberikan kesakasiannya di subah persidangan, saksi ahli di tuntut untuk tidak berpihak pada salah satu pihak yang telibat dalam sebuah kasus, ini dilakakan untuk menjaga reputasi atau kredibilitas seorang saksi ahli.

Sumber :

Kenneth S. Cohen: Expert Witnessing and Scientific Testimony
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s